Beberapa hari terakhir timeline LinkedIn saya rame banget sama satu topik: PMP® Exam Retake Protection. Bukan hanya sekali dua kali saya lihat postingan tentang ini, tapi hampir tiap scroll ketemu. Ditambah beberapa YouTuber PMP Prep juga bikin video khusus bahas fitur baru ini. Jadi ya wajar kalau banyak teman-teman yang mau ambil PMP yang japri saya nanyain, “Mas Adi, ini worth it gak sih?”. Nah, daripada saya jawab satu-satu, mendingan saya tulis aja di sini sekalian biar lengkap. Yuk kita bahas pelan-pelan.

Apa Sih PMP Exam Retake Protection Itu?

Simpelnya begini. PMI baru saja merilis fitur tambahan (add-on) saat kita mendaftar ujian PMP. Jadi pas kita bayar exam fee untuk percobaan pertama, kita dikasih pilihan buat nambahin biaya proteksi ini di angka puluhan dolar. Saya coba tanya teman yang berdomisili di Jakarta, munculnya $41. Ada juga yang bilang ada di angka $45 dan $44. Jadi selalu cek harga resminya langsung di halaman PMI karena bisa saja berubah-ubah. Konsep Exam Protection ini kayak asuransi.

  • Kalau kamu lulus di percobaan pertama, ya sudah, uang $41 itu memang hangus. Tapi kan kamu juga udah dapat PMP-nya, jadi worth it lah anggap saja “biaya ketenangan pikiran” atau “peace of mind”.
  • Kalau kamu gagal, kamu bisa retake ujian sekali lagi dalam periode eligibility (1 tahun) tanpa perlu bayar re-examination fee lagi.

Sebagai perbandingan, normalnya kalau kita gagal dan mau retake, PMI kenain re-examination fee yang lumayan besar, $193 untuk member. Jadi logikanya, bayar $41 di depan itung-itung “bayar cicilan risiko” dibanding harus keluar ratusan dolar kalau beneran gagal.

Kenapa Ini Lagi Ramai Dibahas?

Karena ini fitur yang relatif baru dirilis PMI, jadi banyak konten kreator PMP di YouTube dan LinkedIn langsung pada bahas. Ada yang nyebut ini “major PMP exam change”, ada juga yang bikin analisis untung-rugi kayak lagi ngitung premi asuransi beneran hahaha. Wajar aja, karena ini menyentuh dua hal yang paling sensitif buat kamu yang mau ambil PMP, uang dan rasa takut kalau gagal.

Saya pribadi lihat ini sebagai sinyal bagus juga dari PMI, karena mereka sadar bahwa PMP itu ujian yang tidak murah dan tidak mudah. Percayalah, banyak orang yang masih beranggapan kalau PMP ini salah satu ujian paling sulit di muka bumi. Tapi di sisi lain, fitur ini juga bisa jadi pisau bermata dua kalau disikapi dengan cara yang salah.

Coba Kita Itung-itungan

Anggap kamu daftar exam fee normal, terus diam sebentar di pojokan, “mending saya tambahin proteksi ini apa tidak ya?” Kita coba pakai logika sederhana.

  • Kalau kamu yakin banget persiapan kamu sudah matang, sudah rutin ambil Mini Practice dan Exam Simulation di LMS, dan sudah konsisten mendapatkan score di atas 70%, ya kemungkinan besar kamu tidak butuh proteksi ini. Uangnya bisa dialihkan buat beli Practice Exam tambahan kalau dirasa kurang.
  • Kalau kamu merasa masih ragu, waktu belajar mepet, atau kondisi kerjaan lagi hectic banget karena banyak kick-off meeting sampai persiapan jadi kurang maksimal, maka proteksi ini bisa jadi “jaring pengaman” yang masuk akal. Itung-itung, $41 jauh lebih ringan dibanding harus keluar $193 plus waktu tunggu dan mengembalikan kesiapan mental kalau gagal.

Ini Bukan Pengganti Persiapan

Nah ini poin yang paling penting yang ingin saya garis bawahi. Retake Protection itu sifatnya financial safety net, bukan preparation plan. Jangan sampai mindset kita berubah jadi begini, “Ah santai aja deh langsung daftar ujian, gak usah belajar maksimal, kan udah ada proteksinya.”

Ini mindset yang salah kaprah dan justru bisa bikin kita santai berlebihan dalam persiapan. Padahal biaya sebenarnya dari gagal ujian PMP itu bukan cuma soal uang. Ada waktu yang kebuang, ada motivasi yang drop, ada rasa percaya diri yang perlu dibangun ulang. Belum lagi kalau dari kantor ada target waktu tertentu untuk selesai sertifikasi.

Jadi tujuan utama kita tetap sama ya dari dulu. Prepare -> Practice -> Check kesiapan diri -> Take the exam -> Pass di percobaan pertama. Retake Protection itu cuma cadangan kalau memang ada hal di luar kendali yang bikin kita gak maksimal di hari-H, bukan alasan untuk menunda niat belajar serius.

Harga Untuk Indonesia

Saya coba buka halaman keranjang belanja (cart) di situs PMI pakai akun dengan alamat profil Jakarta, dan hasilnya seperti screenshot di bawah ini.

Dari situ kelihatan jelas:

  • Harga PMP Exam Retake Protection = $41.00. Harga ini belum termasuk pajak. Tetapi ketika saya lihat halaman  checkout di akun teman, Tax-nya sebesar $0.
  • Ada banner “Save $10 on your order by becoming a member today!”. Artinya kalau kamu sudah jadi PMI member, harganya turun jadi sekitar $31.00

Jadi buat teman-teman yang akunnya juga terdaftar dengan alamat Indonesia, kemungkinan besar harga yang bakal kamu lihat juga di kisaran angka yang sama, yaitu $41 untuk non-member dan $31 untuk member. Tetap disclaimer ya: harga final bisa saja beda tipis tergantung pajak yang muncul pas checkout, dan kebijakan harga PMI bisa berubah sewaktu-waktu. Jadi kalau mau angka paling akurat, cek langsung dari akun PMI kamu sendiri di halaman checkout.

Kesimpulan

Kalau ditanya “worth it gak?”, jawaban saya tergantung kesiapan kamu. Jangan beli cuma karena lagi viral atau karena takut gagal. Tanya dulu ke diri sendiri.

  1. Sejauh mana progress belajar dan practice exam kamu sekarang?
  2. Apakah ada faktor eksternal seperti kerjaan, keluarga, atau waktu yang bikin persiapan kamu kurang maksimal?
  3. Kalau harus retake, apakah budget $193 itu bakal berat buat kamu atau perusahaan kalau kamu dibiayai oleh perusahaan?

Kalau jawabannya cenderung  iya, ya gak masalah pilihan ini diambil. Tapi kalau kamu sudah “yang penting yakin” dan percaya diri dengan semua persiapan, lebih baik fokus habis-habisan di persiapan biar lulus sekali jalan. Teman-teman yang training, mentoring dan coaching dengan saya pasti tahu, saya tidak pernah meng-glorifikasi first attempt. Banyak orang-orang yang lulus ujian PMP di percobaan kedua, bahkan ada juga yang sampai tiga kali ujian. Jangan sampai ketika gagal di ujian pertama, langsung berhenti total tidak mencoba lagi.

Semangat. PMP, yakin pasti bisa!