Home » Reflection

Sakit Hati

Aku menyerahkan segalanya kepada Tuhan. Segenap harapan dan mimpiku. Seringkali Ia membuatnya menjadi kenyataan. Karena itulah, ketika segala sesuatunya berawal dengan begitu ajaib dan indah, aku begitu dan yakin bahwa Ia telah menjawab doaku dan mewujudkan mimpiku.

Namun ketika keadaan tidak berakhir seperti yang kuharapkan, dan kenyataan melenceng dari apa yang kubayangkan. Aku terkejut, bingung, kecewa, sedih, dan kalau aku mau jujur aku marah kepada Tuhan. Mengapa Ia ijinkan semua ini terjadi. Mengapa harapan melambung begitu tinggi kalau kemudian terhempas begitu jauh.

Aku begitu bersukacita pada saat itu. Aku telah bersiap-siap untuk menyampaikan berita baik kepada sahabat, saudara, semua orang. Bahwa penantianku tidak sia-sia. Bahwa Tuhan tidak pernah mengecewakan orang-orang yang berharap kepadaNya.

Karena itulah, ketika keadaan tidak berakhir seperti yang aku  bayangkan. Aku terhenyak dan kehilangan pegangan. Mataku tetap tertuju pada Tuhan. Tapi kini dengan pandangan menuduh dan prasangka buruk. Dan sedikit demi sedikit aku mulai menjauh daripadaNya. Aku berusaha berlari dari kekecewaanku.

Ternyata aku berlari ke arah yang salah. Aku berlari menjauh dari Tuhan dan keadaan menjadi semakin buruk, aku terpuruk tak berdaya dan hatiku terluka begitu dalam. Aku tidak tahu harus berbuat apa. Disaat-saat itulah aku mendengar suaraNya. Begitu lembut dan penuh kasih, memanggil namaku. Ketika aku berbalik, aku mendapati Dia dihadapanku. Terkejut aku mendapati air mata membasahi wajahNya. Suatu pengertian Ilahi muncul di benakku. Bahwa Ia turut merasakan kepedihan yang kualami. Dan selama aku berlari menjauh, Ia dengan sabar mengikutiku, tak pernah tinggalkanku

Aku terpaku sesaat akan tulisan seseorang, bahwa kalau ada seribu langkah antara kita dan Tuhan, Ia akan mengambil yang 999 langkah kemudian berhenti. Ia menyerahkan langkah yang terakhir sebagai pilihan bagi kita. Aku juga dihadapkan pilihan pada saat itu. Apakah aku akan terus berlari menjauh membawa luka, dan membiarkan diriku tenggelam dalam kekecewaan. Atau mengambil satu langkah yang tersisa dan kembali kepada Tuhan.

Maafkan aku, bukan karena menginginkan yang diluar rencanaMu, tapi karena menganggap bahwa aku lebih tahu apa yang terbaik bagi diriku. Maafkan aku, bukan karena merasa sedih dan kecewa, tapi karena meragukan kasihMu. Kini kukembalikan pengharapanku hanya kepadaMu. Dan biarlah mataku hanya tertuju kepadaMu. Dengan penuh keyakinan dan penuh kepercayaaan karena aku tahu engkau mengasihiku dan kasihMu itu cukup bagiku, dan aku bersedia menunggu.

Related posts:

  1. Menerima Kritikan, Latihan Menata Hati
  2. Berlari Dari Kenyataan

Leave a reply

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

:-) :-( ;) :-D ;;) :-/ :x :P :-* =(( :-O X( B-) :-S #:-S >:) :(( :)) =)) O:-) :-B 8-> 8-| <:-P :-? #-o =D> :-w \m/ :-bd :-?? :-L [-O< $-) :-" :)>- \:D/ ;))

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally recognized avatar, please register at Gravatar.

Side Notes

This entry was posted by on June 30, 2009 at 10:50 am and filed under Reflection category.

You can add your comments or trackback from your own site. To keep you updated to the latest discussion, you can subscribe to these comments via RSS.

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally recognized avatar, please register at Gravatar.

Tag Cloud

Twitter

Now Reading

Current books:

  • Dua Tangis Dan Ribuan Tawa

    Dua Tangis Dan Ribuan Tawa by Dahlan Iskan

Recent books:

View full Library

Welcome!



Hi.. my name is Adi Kristanto. I live in Bogor and Jakarta. I work as Telco Pre-Sales Engineer. I have an interest in hacking, trance music, psychology, financial, geography and travelling.

adikristanto.net is my lifestream. Thank you for taking time to visit my blog.