Kecemasan, Obat Pengusir Kedamaian

Dalam kehidupan ini, ada banyak hal yang dapat membuat kita terus-menerus diliputi oleh rasa cemas, baik masalah tentang masa lalu, masa kini maupun masa depan. Masalah-masalah tersebut dapat berkaitan dengan apa saja dan siapa saja, suami-istri, orang tua-anak, ekonomi, lingkungan, pendidikan, pekerjaan dan lain sebagainya. Kecemasan-kecemasan yang timbul dalam kehidupan seseorang bisa menjadi ‘obat pengusir kedamaian’.

Bila kita merasa cemas dan tidak dapat mengatasinya sendirian, biasanya kita bercerita kepada kawan dekat atau teman yang kita percayai. Namun kita sering hanya mendapat jawaban “Nggak usah cemas, nanti juga beres sendiriā€¦.” Ini merupakan jawaban yang paling gampang diucapkan, tetapi bagi kita yang mengalaminya kata-kata itu tidak ada maknanya, sebab jawaban itu terlalu abstrak dan tidak jelas, sehingga tidak ada manfaatnya bagi kita.

Apa saja yang anda cemaskan? Mungkin Anda mencemaskan masa lalu, dosa-dosa yang telah anda buat, peluang-peluang yang terlepas, kegagalan-kegagalan yang telah menimpa Anda, dan lain-lain. Atau mungkin anda cemas akan masa depan anda, apa yang akan terjadi pada keluarga anda nanti, pada anak anda, atau bahkan anda mengkhawatirkan diri anda sendiri. Atau anda sedang mencemaskan saat-saat sekarang ini. Terlibat hutang, keadaan ekonomi yang semakin memburuk, keuangan yang merosot, anak yang sedang sakit.

Sebenarnya kalau kecemasan anda masih dalam tahap wajar, dalam arti anda prihatin terhadap masalah tertentu, maka itu tidak apa-apa, malah dapat bermanfaat bagi anda supaya lebih teliti lagi. Tetapi apabila kecemasan anda sudah melewati batas kewajaran, anda harus segera mengambil tindakan untuk mengatasinya agar kecemasan itu tidak mengganggu hidup anda. Karena itu langkah pertama, penting sekali untuk tahu “apa yang anda cemaskan ?”

Untuk mudahnya, ambillah kertas dan alat tulis, lalu tulislah apa saja yang mencemaskan anda. Dengan menulis kecemasan anda, berarti anda sudah separuh berhasil mengatasinya. Seringkali ketika anda berhasil membuat daftar kecemasan, anda merasa bahwa sebenarnya hal-hal itu tidak begitu mencemaskan seperti yang anda rasakan selama ini. Karena itu amatilah kecemasan anda dengan sungguh-sungguh, maka anda akan sadar bahwa ada hal-hal yang sebenarnya tidak perlu dicemaskan.

Mencari apa yang dapat anda lakukan untuk mengatasi kecemasan-kecemasan anda tersebut. Membuat daftar kecemasan saja belum cukup. Anda perlu menuliskan di samping setiap poin kecemasan, tindakan apa yang dapat anda lakukan untuk menghilangkan kecemasan anda tersebut. Untuk menentukan apa yang akan anda lakukan terhadap kecemasan-kecemasan anda, berikut beberapa pertimbangan yang mungkin dapat membantu anda :

  • Bila kecemasan-kecemasan anda berkaitan dengan masa lalu, perlu anda sadari bahwa masa lalu anda tidak akan kembali lagi. Meskipun anda menggelisahkannya, menangisinya, atau mencemaskannya sepanjang waktu, apa yang telah terjadi di masa lalu tidak mungkin berubah, anda justru hanya akan menghabiskan waktu dan tenaga anda dengan sia-sia. Anda akan menjadi tidak bersemangat mengerjakan tugas yang anda hadapi sehingga efisiensi kerja anda akan merosot. Hal ini berarti anda akan menciptakan masa lalu yang lebih buruk lagi.
  • Bila kecemasan-kecemasan anda berkaitan dengan masa depan atau hal-hal yang belum terjadi, perlu anda sadari bahwa masa depan belum menjadi milik anda. Bisa saja apabila masa depan itu tiba, hal yang terjadi sangat berbeda dengan yang kita bayangkan.
  • Jadilah orang yang periang. Mungkin anda sekarang sudah merasa dapat mengatasi masalah-masalah anda. Anda dapat membantu usaha mengatasi kecemasan anda dengan menjadi orang periang. Menjadi orang yang periang berarti mengusahakan agar suasana hati tetap dalam keadaan gembira, sehingga terjauhkan dari perasaan tertekandan cemas. Barangkali Anda menganggap bahwa anda bukan tipe periang, tetapi ada banyak orang telah diubahkan hidupnya ketika mereka belajar menjadi orang yang periang. Karena itu betapapun keadaan anda sekarang, anda dapat membentuk diri anda menjadi orang yang periang.
  • Jangan terlalu memikirkan masalah yang sepele. Untuk menjaga ketentraman dan kegembiraan, anda perlu belajar tertawa atas masalah-masalah yang sepele, agar anda tidak dibebani oleh masalah-masalah itu. Biarkanlah masalah-masalah itu tetap menjadi masalah kecil, jangan dibesar-besarkan. Hitunglah anugerah anda. Keadaan anda akan berubah jika anda berhenti menghitung penderitaan dan mulai menghitung anugerah-anugerah yang telah dilimpahkan oleh Tuhan kepada anda. Dengan menyadari anugerah yang anda terima, anda akan merasa bersyukur dan keluhan-keluhan mulai berkurang.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply