Google Translate, Aneh Tapi Nyata

Google Translate kali ini sedikit berubah tampilan, baru nyadar minggu kemaren setelah translate beberapa jurnal di internet.

Di tampilan yang baru ini, Google Translate mendukung 51 bahasa termasuk Bahasa Indonesia, dimana ada 9 bahasa baru, yaitu Afrikaans, Belarusian, Icelandic, Irish, Macedonian, Malay, Swahili, Welsh dan Yiddish. Salah satu yang paling saya suka adalah bagian Upload Document, tinggal klik, jreeeng… langsung keluar hasilnya. Begitu juga dengan memasukkan URL halaman yang ingin kita terjemahkan. Tinggal klik, jreeeng… kita bisa melihat hasil translate dengan tampilan situs yang sama. Yang paling keren adalah bagian “Listen to this translation”. Fitur audio ini sangat membantu jika kita ingin mengetahui pengucapan dalam bahasa inggris.

Teman kantor saya yang menderita ‘e-mail bahasa inggris phobia’ sangat terbantu dengan adanya Google Translate. Apalagi kalo dah disuruh kirim laporan, wuaaah… saya bisa kena repotnya. Niat awalnya sih ingin membantu memperbaiki kalimat yang salah, ujung-ujungnya malah menerjemahkan ulang 😀

Di bawah ini hasil translate kalimat EYG (Ejaan Yang sokGaul). Yang aneh tapi nyata adalah Google Translate mampu mengenali beberapa bahasa gaul dan daerah.

Google Translate cukup membantu jika kita ingin mengetahui inti dari sebuah bacaan atau kalimat. Selain Google Translate, ada juga toggletext. Walaupun cuma mendukung dua bahasa (Indonesia dan Inggris), terkadang hasil terjemahan toggletext lebih baik dibandingkan Google Translate.

Leave a Reply